Minggu 2 Nopember 2008 Paguyuban Warga Maos dan Sekitarnya (Paguwarmas) mengadakan acara Halal Bil Halal, 1 Syawal 1429 H. Acara yang bertempat di SMK Telkom, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakbar itu dipenuhi undangan.


Mereka datang dari se-antero Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Ajang tersebut juga dijadikan untuk kangen-kangenan. Meski, lebaran lalu mereka mudik alias pulang kampung, tapi ada yang tidak sempat ketemu. Sebab suasana di kampung saat hari raya, selain waktunya singkat untuk liburan terkait urusan pekerjaan/dinas, sedulur-sedulur atau sanak kerabat yang terjadwal untuk ditemui juga banyak, sehingga tidak sempat mengunjungi ke keluarga lain. Istilahnya, tidak sempat mingser ke rumah teman sekolah atawa teman main.

Keakraban terpancar di wajah mereka. Tidak ada sekat, kelas maupun status, yang ada hanya satu wadah "Paguwarmas". Senasib sepenanggungan sebagai perantau dan kumpul bareng wong se daerah.

Padahal, di antara mereka ada yang telah meraih status sosial mapan. Ada yang menjadi pejabat/mantan pejabat tinggi di instansi pemerintah maupun BUMN, pengusaha sukses, wirawasta kelas UKM, karyawan di perusahaan bonafide, pelajar, mahasiswa, pekerja dengan penghasilan UMR hingga yang hanya kerja serbutan.

Acara yang dimulai jam 10.30 itu, dibuka oleh ketua panitia Ir Suryono. Warga Perumahan Pondok Ungu, Bekasi Utara ini, merasa bersyukur karena yang hadir melebihi undangan. Sebab, menurut ketua Kerukunan Keluarga Maos (Kurma) undangan yang disebar sekitar 500 tetapi yang datang melebihi 1000 orang. Hal tersebut tuturnya, berkat kerja keras semua pihak yang mau getok tular menyampaikan informasi, baik melalui undangan, SMS maupun lisan. Terlebih pada donatur yang iklas dan sukarelawan, sangat terapresiasi sehingga tidak satupun warga wonge dewek itu keliren karena tidak kebagian jatah konsumsi.

Selanjutnya, kepada hadirin, kontraktor di bidang instalasi listrik ini, juga mengimbau agar ikatan keluarga besar bernama Paguwarmas ini ngremboko dan solid. Dengan demikian akan makin terasa gregetnya serta mendatangkan manfaat. Misalanya, mereka agar mau iuran untuk tujuan terntentu yang hasilnya bisa dimanfaatkan oleh warga paguyuban khususnya dan warga Maos dan sekitarnya pada umumnya. "Umpamanya iuran untuk membeli mobil ambulance, jadi kalau ada warga kita khususnya, dan wonge dewek yang kesripahan bisa dibantu mengantarkannya ke kampung halaman, kalau perlu gratis," harapnya.

Tentu, tujuan positif ini mendapat dukungan dari paguyuban warga Banyumas yang terikat dalam Seruling Mas (Seruan Eling Maring Banyumas). Tidak lain, menurut Haji Masno, salah satu penurus yang hadir yang juga warga maos ini mengungkapkan, organisasi yang diasuhnya memang bertujuan sosial. Jadi, apabila ada usulan yang berdampak meringankan sesama perlu di suport. "Seruling Mas yang telah membentuk cabang-cabang di beberapa daerah dan bahkan di Mesir ini adalah paguyuban yang bermisi sosial. Karena itu, kami mendukung rencana yang digagas Paguwarmas, silahkan dimatangkan dan wujudkan," anjurnya.

Sementara, Agus Dwisapoetra, ketua Paguwarmas mengatakan wacana itu akan di musyawarahkan. Sepanjang memiliki tujuan terpuji, selayaknya perlu dukungan semua pihak. "Pokoknya mari kita musyawarahkan dan perlu keterlibatan semua komponen, agar gagasan ini dapat diwujudkan," ujarnya. Imbuh mantan pegawai di Pertamina ini bahwa kegiatan Paguwarmas yang telah berjalan rutin adalah halal bil halal dan korban hari raya Idul Adha.

Sebelum acara hikmah silahturahim sebagai inti dari serangkaian agenda yang di isi Kyai dari Maos Lor Muhammad S ini, tidak ketinggalan sesepuh Paguwarmas, Suhadi ikut urun wejangan. Mantan direktur di Pusri ini mengajak Paguwarmas khususnya dan masyarakat Seruling Mas umunnya untuk selalu bergandengan tangan menjalin perseduluran lebih erat lagi.

Lurah Maos Kidul, Sumaryoto juga menyempatkan diri menghadiri acara tahunan ini. Selain ingin menjumpai warganya yang tergabung dalam Paguwarmas juga mengenalkan diri sebagai kepala desa yang baru.

Acara makin membumi karena juga hidangan khas seperti pecel, sroto dan mendoan ikut disajikan. Hanya yang membuat acara molor sejenak adalah gangguan listrik yang padam dan baru menyala sekitar pukul 11.00. Acara yang dihibur oleh band dari keluarga H. A Saridi dan musik dangdut berirama campur sari ini diakhiri dengan salam-salaman.

4 komentar

  1. Anonim // 25 November 2008 17.50  

    Ana acara wonge dewek koh nyong klalen, jan pancen kebangetan banget luh.

    Syukur nek acara halal bil halal taun kie lewih greng. Nek taun ganu sih nyong teka. Hidup Paguwarmas! sekang wong cilik asli moskow, al maos lor.

    Ko photone ora ana jenenge sih, keton2ne sing batik kunig kue kaya lurah anyar maos kidul yah kang? ksuwun.....

  2. Slamet Arsa Wijaya // 25 November 2008 18.19  

    @Kesuwun kanggo wong Moskow, sing wis kersa mampir

    Wis ora usah nesel kang, nek arep kumpul2 dela maning tulih ana acara reguler Paguwarmas,Korbanan. Hubungi bae Pak Agus Dwisaputo (Ket.Paguwarmas) utawa Pak Kaji Ahmad Saridi di Vila Bandara lan Ir Suryono (Ket Kurma)nang Perum PUP, Bekasi Utara.

    Iya maap, kue photone luraeh Sumaryoto (Maos Kidul) lagi gendu2 rasa karo Pak Budianto priayi Kalijaran, sing wis dadi salah siji penggede nang Perum Pegadaian Pusat.

  3. saridi_maoslor // 29 Oktober 2009 13.51  

    deneng panjenengan pada ora teka nang acara halalbihalal tgl 25/10/09 wingi,sing ora teka pada getun sebab acara gayeng ,orgent tunggal wong pada nembang kabeh ,pada keduman panganan kabeh sebabebe tahun keye luwih pada semangat , cetil,mendoan,lontong,kirog,ondol ondol ,pada digaweni dewek,murah meriah, alhamdulillah undangan 400 sing teka 600, tahun keye ora ana dorprize sebab panitya lagi peceklik.mudah2an tahun ngesuk lewih greng.ACHMAD SARIDI maoslor

  4. Slamet Arsa Wijaya // 31 Oktober 2009 06.22  

    Asalamualaikum, nuwun sewu lan nyuwun pangapunten Pak Kaji,kula nggih nesel sanget boten saged dugi lan kepanggih kalih sedaya sederek. Jalaran onten acara sing jan angel ditilar, dados kula kepaksa ijin kalih mas Kartam, kirim salam mawon kalih para sederek sedaya, khususon Pak Kaji Saridi.

    Malah kula mirenge nggih tumut bungah menawi hadirin langkung kathah kalih undangan. Kula ngucapin sukses kalih panitia, mugi2 sanes wekdal kula saged mangayubagyo malih. Nuwun, wasalam...